This is default featured slide 5 title
 

Mengenal Jenis-Jenis Sablon

Jenis-jenis sablon, seperti kita ketahui desain sablon kaos beraneka ragam mulai dari yang sederhana hingga yang rumit dan tipe atau metode penyablonan pun ada beberapa macam pula. Saya pribadi bukan ahli sablon karena untuk penyablonan kaos yang diproduksi di Kasuba ditangani oleh orang lain, tapi tentunya saya dituntut untuk tahu setidaknya mengetahui sedikit tentang dunia sablon. Disini saya susun dengan tulisan sekedarnya (karena saya bukan ahli menulis) sekedar untuk bahan referensi buat diri pribadi dan juga Anda yang memang ingin mengetahui pernak pernik sablon. Tulisan ini dibuat berdasarkan referensi dari berbagai sumber. Sementara ada 3 metode penyablonan yang baru saya kenal yaitu:

1. Sablon manual

Sablon manual sesuai dengan namanya merupakan suatu kegiatan cetak-mencetak tanpa memerlukan atau menggunakan mesin,namun hanya dengan tenaga kerja manusia semata. Sablon adalah proses mencetak dengan menggunakan kain saring khusus yang disebut screen. Daya penggunaan sablon sangatlah luas, atau boleh disebutkan hampir tidak terbatas jumlahnya,mengingat usaha sablon ini dapat dilakukan oleh perorangan dari usaha-usaha berskala kecil dirumah-rumah(home industry) sampai kepada pabrik-pabrik yang besar. Walaupun cara pengerjaannya secara manual, untuk masalah kualitasnya tidak usah diragukan karena sablon manual merupakan pelopor dari semua jenis sablon bahkan banyak yang mengatakan sablon manual lebih bagus dibanding sablon jenis lainnya dan kebanyakan produsen kaos di negri ini menggunakan sablon manual.

2.Sablon digital

Sablon digital menggunakan tekhnik sublimasi, alat yang dibutuhkan adalah printer warna yang dimodifikasi dengan menggunakan tinta sublimation dan alat bantu lainnya adalah kertas transfer dan mesin hot pres. Gambaran sederhana cara kerjanya adalah desain gambar di print secara mirror atau terbalik ke kertas transfer setelah itu kertas transfer di tempel diatas bahan lalu di jepit didalam hot pres untuk mentransfer gambar keatas permukaan kaos. Kelemaha sablon digital hasilnya kurang bagus untuk bahan cotton 100%, bahan cotton yang mengandung polyester akan mendapatkan hasil lebih bagus dan lebih banyak kandungan polyester-nya akan lebih bagus hasil sablonnya. Kelemahan lainnya, hasil sablon tidak akan maksimal pada bahan kaos berwarna gelap dan memerlukan banyak daya listrik karena mesin hotpress memiliki watt yang tingi.

3. Sablon dengan printer DTG (Direct To Garment)

Metode penyablonan jenis ini menggunakan printer khusus untuk bahan kain khususnya kaos. Tinta yang digunakan printer ini tidak seperti tinta biasa yang kita pakai untuk print di kerja tapi tinta yang digunahan menggunakan tinta khusus untuk bahan-bahan yang terbuat dari kain. Hampir semua jenis kain bisa disablon dengan printer DTG mulai dari cotton combed, PE, serena, hyget, lacost dll. Kaos yang mau disablon bisa berupa bahan atau kaos yang sudah jadi bahkan untuk kaos jadi bisa disablon di beberapa bagian yang sulit seperti punggung, tangan dan kantong. Jenis printer DTG yang saya ketahui ada tiga macam, untuk bahan berwarna terang, warna gelap dan yang bisa untuk segala jenis warna terang maupun gelap. Dari sisi harga printer DTG juga berbeda-beda, untuk printer berkemampuan mencetak di bahan warna gelap lebih mahal dari yang warna terang dan printer yang berkemampuan mencetak di semua warna bahan lebih mahal dari keduanya dalam arti printer untuk semua jenis warna bahan memiliki harga paling mahal dibanding kedua jenis printer lainnya. Bagaimana? Sekarang Anda sudah ada gambaran kan? Barangkali Anda berminat untuk membuka usaha dibidang sablon dan kaos, mau jenis penyablonan mana yang akan kita pilih. Kalau dari sisi kualitas itu relativ, para seniman sablon yang fanatik dengan sablon manual akan mengatakan sablon manual itu lebih bagus kualitasnya dan dari sisi seni juga memiliki estetika yang berbeda dibanding sablon digital karena sablon manual memerlukan kreatifitas yang tinggi. Tapi menurut saya pribadi semua jenis sablon sama bagusnya tergantung dari sisi mana kita menilainya, dan saya mendengar berdasarkan pengalaman dan penelitian beberapa orang ahli sablon semua jenis sablon memiliki kekurangan dan kelebihan. Bagaimana menurut Anda? Mungkin ada diantara Anda yang sudah ahli dibidang sablon silahkan berkomentar.

Komentar Dengan Akun Facebook

komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.